Breaking News
light_mode
Beranda » Regional » Pasar Rakyat Bicoli Maba Selatan jadi Sarang Judi dan Meresahkan Warga

Pasar Rakyat Bicoli Maba Selatan jadi Sarang Judi dan Meresahkan Warga

  • account_circle Paps
  • calendar_month Jum, 12 Sep 2025

Maba,Kokehe – Maraknya Permainan Judi di Kabupaten Halmahera Timur ( Haltim) kini kian menggila baik itu judi Online maupun bukan online, Hal ini terbukti di Pasar Rakyat Bicoli Kecamatan Maba Selatan yang kini menjadi Sarang Judi.

Pasar yang terletak di pesisir pantai Desa Kasuba Kecamatan Maba Selatan itu digunakan sebagai tempat bermain judi jenis Kartu remi oleh kelompok pemain judi di Kecamatan Maba Selatan.

Informasi yang dihimpun media ini, tempat yang saat ini difungsikan oleh para pedagang baik sembako maupun warung makan dan Kopi itu rutin digunakan oleh para pemain judi untuk melakukan aktifitas terlarang tersebut, namun hingga kini belum ada pihak kepolisian maupun pemerintah setempat untuk melarang padahal tempat tersebut digunakan sebagai sarang judi sudah berjalan lama sekitar 3 sampai 4 bulan

Brono, dan dua karyawannya Salah satu penjual di pasar Rakyat Bicoli saat dikonfirmasi juga membenarkan aksi tersebut. Ia bahkan mengaku resah dengan sikap para pemain judi tersebut sebab sangat mengganggu aktifitas penjualan dan mengganggu para pengunjung yang hendak belanja atau makan di warung.

“Cukup mengganggu, karena yang datang ke sini jika menggunakan sepeda motor harus parkir di depan Warung jadi orang yang mau belanja sangat terganggu,” akunya.

Terpisah Camat Maba Selatan, Nasrun Woom saat dikonfirmasi, Jumat (12/9/25), membenarkan aksi judi tersebut Ia bahkan mengakui jika dirinya pernah menegur dan membubarkan kelompok tersebut hingga bubar.

Nasrun juga mengaku merasa geram dengan aksi kelompok pemain judi tersebut sebat kata dia, tempat tersebut (Pasar Rakyat Bicoli) saat ini bukan hanya orang maba selatan yang berkunjung ke situ akan tetapi banyak orang luar yang berdatangan kesana sebab tempat itu sudah di isi dengan pedagang baik sembako maupun warung makan dan kopi sehingga itu jika dibiarkan maka terkesan tidak baik dan memalukan.

Kendati demikian ia menegaskan sejak dirinya menegur dan membubarakan kelompok judi tersebut, hingga kini tak ada lagi aktifitas judi di pasar tersebut, ia bahkan menegaskan jika terulang lagi maka akan menindak dan melaporkan ke pihak yang berwajib.

  • Penulis: Paps
  • Editor: Muhammad S. Haliun

Berita Lainnya

  • Penangkapan Wamenaker Immanuel Disorot Media Asing

    Penangkapan Wamenaker Immanuel Disorot Media Asing

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Jakarta,Kokehe – Penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memantik perhatian media internasional. Immanuel ditangkap bersama 13 orang lainnya dalam kasus dugaan pemerasan terkait penerbitan izin keselamatan kerja. Ia menjadi pejabat pertama di Kabinet Prabowo Subianto yang terseret kasus korupsi sejak pemerintahan baru dilantik Oktober lalu. Media asing bereaksi cepat. Channel […]

  • PT Karya Wijaya Milik Gubernur Malut Disorot, Bupati Halteng Akui Tak Tahu IPPKH

    PT Karya Wijaya Milik Gubernur Malut Disorot, Bupati Halteng Akui Tak Tahu IPPKH

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    TERNATE – KOKEHE – Komisi IV DPR RI secara tegas menyoroti dugaan praktik penambangan ilegal yang dilakukan PT Karya Wijaya, perusahaan yang diduga milik Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, di Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah Selasa (23/9/2025). Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, mempertanyakan legalitas PT Karya Wijaya yang diduga tidak mengantongi Izin Pinjam Pakai […]

  • Sekda Taliabu dan Staf Setda Jadi Tersangka Kasus Korupsi Rp 4,4 Miliar

    Sekda Taliabu dan Staf Setda Jadi Tersangka Kasus Korupsi Rp 4,4 Miliar

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Taliabu, Kokehe – Setelah tujuh tahun bergulir, kasus dugaan korupsi dana desa (DD) Tahap I tahun anggaran 2017 di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, akhirnya menemui titik terang. Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara menetapkan dua pejabat pemerintah daerah sebagai tersangka dalam perkara ini. Kedua tersangka adalah Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu Salim Ganiru dan […]

  • Pelajar di Halmahera Utara Tewas Tertabrak Truk Operasional PLN

    Pelajar di Halmahera Utara Tewas Tertabrak Truk Operasional PLN

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Halut,Kokehe –  Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Umum Desa Jere Tua, Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Kamis (23/10/2025) pagi. Seorang pelajar berinisial MWS (18) meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan truk operasional milik PT Mega Tama, yang beroperasi untuk PLN. Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.00 WIT. Truk […]

  • Vonis 3,5 Tahun Penjara untuk Hasto Kristiyanto dalam Kasus Suap Harun Masiku

    Vonis 3,5 Tahun Penjara untuk Hasto Kristiyanto dalam Kasus Suap Harun Masiku

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Jakarta,Kokehe – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta resmi menjatuhkan vonis 3 tahun 6 bulan penjara terhadap Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, pada Jumat (25/7/2025). Putusan ini dijatuhkan setelah Hasto dinilai terbukti terlibat dalam kasus suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI yang melibatkan Harun Masiku. Dalam sidang pembacaan putusan, Hakim […]

  • Anak Kapolri Disebut dalam Aksi Protes Penahanan 11 Warga Maba Sangaji

    Anak Kapolri Disebut dalam Aksi Protes Penahanan 11 Warga Maba Sangaji

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ternate, Kokehe – Nama anak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ikut disebut dalam aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Pembebasan 11 Warga Sangaji, Rabu (6/8/2025). Dalam aksi tersebut, massa membentangkan poster bertuliskan “Bebaskan Masyarakat Adat Maba Sangaji Tanpa Syarat” serta “Jika Tidak, Maluku Referendum 100 Persen”. Selain berorasi di depan Polda Maluku Utara, massa juga […]

error: Content is protected !!
expand_less