Kapolri Listyo Sigit Respon Desakan Mundur Usai Insiden Tewasnya Ojol
- account_circle Al Muhammad
- calendar_month Ming, 31 Agu 2025

Listyo Sigit Prabowo, Kapolri
Jakarta, Kokehe – Gelombang tuntutan agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mundur semakin kencang setelah tragedi tewasnya pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, yang dilindas mobil Brimob beberapa waktu lalu.
Hal itu memicu gelombang protes dan dari berbagai kalangan masyarakat dan mahasiswa agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit mundur jadi jabatannya.
Menanggapi desakan tersebut, Jenderal Listyo Sigit mengatakan keputusan untuk mengganti Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo.
“Terkait dengan isu yang menyangkut dengan Kapolri, itu adalah hak prerogatif Presiden,” kata Listyo dalam pernyataan,Sabtu (30/8).
Sebagai pimpinan tertinggi Polri, Listyo menegaskan siap mundur kapan saja jika Presiden memintanya. “Kita prajurit, kapan saja siap,” ujar Listyo.
Sebelumnya, pada Jumat (29/8), aksi serupa digelar oleh massa yang memprotes kinerja Polri. Massa menggelar unjuk rasa di depan Gerbang Polda Metro Jaya, Jakarta, dan meminta agar pimpinan Polri dicopot.
Dalam aksi tersebut, massa juga menuntut pembebasan demonstran yang ditangkap dalam unjuk rasa pada Selasa (26/8). Mereka menegaskan akan melancarkan aksi lebih besar jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi.
“Untuk membebaskan teman-teman yang ditangkap. Kalau hari ini tidak ada pembebasan terhadap teman-teman kami, kami memastikan akan ada gelombang yang lebih besar dari pada ini,” ujar salah satu orator.
Selain itu, massa aksi juga meminta agar kepolisian tidak bertindak represif pada demonstrasi mendatang. “Kami ingin Kapolda Metro Jaya tidak ada tindakan represif dari kepolisian, tidak ada represif dari Kapolri untuk aksi demonstrasi selanjutnya,” tegas mereka.
Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri merespons tuntutan massa dengan berjanji akan menyampaikan aspirasi mereka kepada pimpinan Polri. “Apapun yang kalian sampaikan, akan saya sampaikan ke pimpinan,” ujar Asep.
- Penulis: Al Muhammad
