Breaking News
light_mode
Beranda » Hukrim » Affan Kurniawan Tewas Tertabrak Rantis, LMND Desak Copot Kapolri

Affan Kurniawan Tewas Tertabrak Rantis, LMND Desak Copot Kapolri

  • account_circle Al Muhammad
  • calendar_month Ming, 31 Agu 2025

Ternate, Kokehe – Tragedi kematian driver ojek online (Ojol) Affan Kurniawan yang tertabrak dan terlindas oleh mobil rantis Brimob pada 28 Agustus 2025 lalu, memicu gelombang protes besar-besaran di berbagai kota Indonesia.

Peristiwa tragis yang terjadi pada pukul 19.40 WIB itu berlangsung saat demonstrasi sedang memanas, dengan mobil rantis Brimob yang berusaha menerobos massa aksi dan akhirnya menabrak Affan.

Aksi unjuk rasa yang terjadi di berbagai daerah, termasuk Jakarta, Surabaya, dan Makassar, semakin meningkat dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat dan mahasiswa yang kecewa dengan kebijakan negara, serta tindakan represif aparat kepolisian, menggelar demonstrasi di jalan-jalan utama dan kantor pemerintahan.

Ketua Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Maluku Utara, Mujahir D. Sabihi, mengecam terhadap tindakan kepolisian yang dinilai lalai dan ceroboh dalam menangani demonstrasi tersebut.

Mujahir juga mengkritik langkah Brimob yang menggunakan mobil rantis untuk menerobos massa aksi yang seharusnya dijaga dengan penuh hati-hati. Ia dengan tegas menyatakan tindakan tersebut tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang tertuang dalam Perkapolri Nomor 9 Tahun 2008 mengenai pengamanan demonstrasi.

“Dari video yang beredar, jelas terlihat bahwa pihak kepolisian telah mengabaikan SOP dalam pengamanan demonstrasi. Hal ini sangat mencemaskan karena tindakan tersebut berujung pada kematian,” ujar Mujahir dalam konferensi persnya di Ternate, Sabtu (30/8).

Mujahir juga menyoroti masalah yang melatarbelakangi gelombang demonstrasi, yaitu kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada rakyat. Salah satunya adalah keputusan untuk menaikkan tunjangan anggota DPR di tengah kesulitan ekonomi yang dirasakan oleh banyak kalangan masyarakat.

“Rakyat hanya ingin menyampaikan ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah. Itu adalah hak konstitusional mereka. Pemerintah harus mendengarkan keluhan rakyat, sedangkan tugas polisi adalah mengamankan jalannya demonstrasi, bukan bertindak represif hingga mengakibatkan kematian,” tegas Mujahir.

Protes terhadap kebijakan pemerintah dan aparat kepolisian ini semakin kuat, mengingat kejadian serupa telah beberapa kali terjadi. Mujahir menilai bahwa pemerintah dan kepolisian tidak belajar dari pengalaman sebelumnya.

“LMND secara nasional telah menyatakan sikap untuk mengawal masalah ini hingga tuntas. Kami di LMND Maluku Utara akan bergabung dengan rakyat di jalanan untuk mendesak pemerintah mencopot Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Metro Jaya, dan menghukum seberat-beratnya pelaku yang terlibat dalam peristiwa pelindasan ini,” tambahnya.

  • Penulis: Al Muhammad

Berita Lainnya

  • PAD Anjlok, Mantan Kadishub Ternate Kembali Duduki Jabatan Strategis

    PAD Anjlok, Mantan Kadishub Ternate Kembali Duduki Jabatan Strategis

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ternate, Kokehe – Pemerintah Kota Ternate kembali melakukan perombakan jabatan dengan melantik sejumlah pejabat eselon II untuk menduduki posisi strategis. Rotasi ini disebut sebagai langkah “penyegaran organisasi” guna memperkuat reformasi birokrasi. Namun kebijakan tersebut menuai sorotan setelah salah satu pejabat yang diduga memiliki kinerja buruk justru kembali dipercaya memimpin instansi penting. Salah satu nama yang […]

  • Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR 

    Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR 

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Jakarta, Kokehe -Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar resmi menonaktifkan Adies Kadir dari jabatannya sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar. Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, sebagai bagian dari langkah penegakan disiplin dan etika partai terhadap kadernya yang duduk di legislatif. “Menonaktifkan saudara Adies Kadir sebagai Anggota DPR dari […]

  • Aksi Kamisan Ambon Serukan Stop Kriminalisasi 11 Warga Maba Sangaji

    Aksi Kamisan Ambon Serukan Stop Kriminalisasi 11 Warga Maba Sangaji

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ambon,Kokehe – Puluhan aktivis dan mahasiswa dari sejumlah jaringan masyarakat sipil menggelar Aksi Kamisan di depan Gong Perdamaian Dunia, Kota Ambon, Maluku, Kamis (31/7/2025). Dalam aksi diam tersebut, peserta menyerukan pembebasan 11 warga adat Maba Sangaji, Halmahera Timur, yang saat ini tengah ditahan akibat konflik agraria dengan perusahaan tambang. Aksi yang berlangsung sejak pukul 16.00 […]

  • Fenomena Bendera One Piece Marak di Indonesia Jelang HUT RI ke-80

    Fenomena Bendera One Piece Marak di Indonesia Jelang HUT RI ke-80

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Jakarta, Kokehe – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, fenomena unik tengah marak di berbagai daerah. Sejumlah warga terlihat mengibarkan bendera berlogo tengkorak khas dari anime One Piece, yang terekam dalam berbagai video di media sosial, terutama TikTok. Bendera tersebut bukan sembarang lambang. Ia dikenal sebagai Jolly Roger, simbol tengkorak yang secara historis […]

  • Ditangkap Karena Sabu, Polisi Ternate Masih Dinas

    Ditangkap Karena Sabu, Polisi Ternate Masih Dinas

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ternate,Kokehe – Anggota Sabhara Polres Ternate, RFH (24), yang sebelumnya ditangkap karena dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu, kembali melaksanakan tugasnya sebagai anggota aktif Polri. RFH diketahui masih menjalani proses kode etik dan belum diberhentikan secara resmi. RFH ditangkap oleh tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ternate di Kelurahan Santiong, Kecamatan Ternate Tengah, tepatnya di depan […]

  • 9 Bulan Jaringan Hilang Tak Kunjung Ada Kepastian Bupati Diminta Copot Kadiskominfo Hal-Sel 

    9 Bulan Jaringan Hilang Tak Kunjung Ada Kepastian Bupati Diminta Copot Kadiskominfo Hal-Sel 

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Bacan, Kokehe — Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Basam Kasuba, diminta segera mencopot kepala dinas (Kadis) komunikasi dan Informatika (Kominfo), Sutego dari jabatannya. Ini menyusul sudah terhitung 9 bulan lamanya jaringan internet dan telepon di Desa Yoyok, Kecamatan Mandioli Selatan tak kunjung aktif. “Bupati Basam dan Kadiskominfo Sutego pada bulan Juli (2025) lalu sudah berjanji […]

error: Content is protected !!
expand_less