Breaking News
light_mode
Beranda » Hukrim » PSK di Halmahera Selatan Tewas Ditusuk Pria Hidung Belang

PSK di Halmahera Selatan Tewas Ditusuk Pria Hidung Belang

  • account_circle Al Muhammad
  • calendar_month Jum, 25 Jul 2025

Halsel, Kokehe – Seorang pekerja seks komersial (PSK) berinisial SM ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusukan di tubuhnya di sebuah penginapan di Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kamis (17/7) sekitar pukul 05.30 WIT. Korban diduga dibunuh oleh seorang pria hidung belang.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa korban dan pelaku awalnya berkomunikasi melalui aplikasi MiChat dan telah menyepakati tarif sekali kencan. Namun, setelah hubungan intim terjadi, korban meminta uang sebesar Rp850 ribu, yang dianggap pelaku melebihi kesepakatan awal sebesar Rp350 ribu.

“Jadi mungkin sudah terjadi deal-deal antara pelaku dan korban mengenai harga di tempat prostitusi awalnya itu Rp350 ribu, kemudian saat selesai melakukan hubungan intim, korban meminta dibayar Rp850 ribu. Akan tetapi, pelaku menolak dan terjadilah peristiwa pembunuhan itu,” ujar AKBP Hendra dalam konferensi pers Jumat (25/7).

Saat pelaku menolak membayar jumlah tersebut, situasi memanas. Pelaku kemudian mencekik leher korban. Korban yang sempat melawan dengan pisau berhasil menikam pelaku, namun pelaku lebih unggul secara fisik, merebut pisau korban dan menikamnya hingga tewas.

Setelah membunuh korban, pelaku langsung melarikan diri ke Kepulauan Sula. Tim Resmob Polres Halmahera Selatan segera turun ke lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berkat kerja cepat, pelaku berhasil ditangkap di sebuah penginapan di Kepulauan Sula.

Kapolres Hendra juga mengungkapkan bahwa pelaku mengambil sejumlah barang milik korban seperti empat buah handphone, dua gelang emas, sebuah kalung emas, dan sebuah cincin emas. “Kami sudah mengamankan barang bukti yaitu satu buah handphone merk Realme berwarna pink, satu buah cincin emas, satu buah patahan gelang emas, satu pasang anting, dan kemudian sebilah pisau,” tambahnya.

Atas perbuatannya, pelaku kini dijerat dengan Pasal 338 dan Pasal 363 ayat 1 Undang-Undang Tindak Pidana Pembunuhan dan Pencurian. Kasat Reskrim Polres Halsel, Iptu Gian C Jumario Laapen, menambahkan bahwa motif pembunuhan tersebut adalah ketidakcocokan harga bookingan yang telah disepakati melalui aplikasi MiChat.

“Jadi motif dari pembunuhan tersebut adalah ketidakcocokan harga bookingan dalam percakapan aplikasi MiChat,” pungkas Iptu Gian

  • Penulis: Al Muhammad

Berita Lainnya

  • Affan Kurniawan Tewas Tertabrak Rantis, LMND Desak Copot Kapolri

    Affan Kurniawan Tewas Tertabrak Rantis, LMND Desak Copot Kapolri

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ternate, Kokehe – Tragedi kematian driver ojek online (Ojol) Affan Kurniawan yang tertabrak dan terlindas oleh mobil rantis Brimob pada 28 Agustus 2025 lalu, memicu gelombang protes besar-besaran di berbagai kota Indonesia. Peristiwa tragis yang terjadi pada pukul 19.40 WIB itu berlangsung saat demonstrasi sedang memanas, dengan mobil rantis Brimob yang berusaha menerobos massa aksi […]

  • Sultan Tidore Serukan Keadilan untuk 11 Warga Adat Maba Sangaji di HUT ke-80 RI

    Sultan Tidore Serukan Keadilan untuk 11 Warga Adat Maba Sangaji di HUT ke-80 RI

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Tidore, Kokehe – Sultan Tidore, Husain Alting Sjah, kembali menyuarakan permintaan pembebasan terhadap 11 warga adat Maba Sangaji yang saat ini tengah menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Soasio, Tidore. Pernyataan tersebut disampaikan Sultan Husain usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di halaman Kantor Wali Kota Tidore, Minggu (17/8/2025). Sultan menyatakan bahwa sebagai […]

  • Aksi Demo di ternate Pembubaran DPR photo_camera 6

    Aksi Demo di ternate Pembubaran DPR

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ternate, Kokehe – Serukan Pembubaran DPR, Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Malut Menggugat menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor DPRD Kota Ternate pada Senin (1/9).

  • Diduga Belum Kantongi PBG, Villa Lago Montana Disorot

    Diduga Belum Kantongi PBG, Villa Lago Montana Disorot

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ternate,KOKEHE – Polemik perizinan Villa Lago Montana Resort and Restaurant di Kelurahan Fitu, Kota Ternate, kian mengemuka. LBH Ansor Maluku Utara mendesak DPRD Kota Ternate dan Pemerintah Kota Ternate memberikan klarifikasi terbuka terkait legalitas bangunan tersebut. Ketua LBH Ansor Malut, Zulfikran Bailussy menilai persoalan ini tidak lagi dapat dipandang sebagai urusan administratif semata “Jika benar […]

  • Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Bea Cukai Nongkrong di Kedai

    Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Bea Cukai Nongkrong di Kedai

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Jakarta, Kokehe -Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan peringatan keras kepada pegawai Bea Cukai yang kedapatan nongkrong di kedai kopi sambil membicarakan aset. Ia bahkan mengancam akan memecat pegawai yang terbukti melakukan hal tersebut, meski proses pemecatan aparatur sipil negara (ASN) dikenal tidak mudah. Ancaman ini disampaikan Purbaya saat membacakan salah satu laporan dari […]

  • Sidang Berlangsung, Tuntutan Pembebasan 11 Warga Adat Maba Menggema di Luar Pengadilan Soasio

    Sidang Berlangsung, Tuntutan Pembebasan 11 Warga Adat Maba Menggema di Luar Pengadilan Soasio

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Tidore, Kokehe – Sidang kedua kasus 11 warga adat Maba Sangaji, Halmahera Timur, Maluku Utara, kembali digelar di Pengadilan Negeri Soasio, Tidore Kepulauan, Rabu (13/8/2025). Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi ini diwarnai aksi unjuk rasa dari Front Perjuangan untuk Demokrasi (FPUD) Maluku Utara. Aksi demonstrasi berlangsung di sekitar area pengadilan dengan massa yang membawa spanduk […]

error: Content is protected !!
expand_less