Pegawai BPS Halmahera Timur Tewas, Rekan Kerja Jadi Tersangka
- account_circle Al Muhammad
- calendar_month Sel, 5 Agu 2025

Ilustrasi
Maba,Kokehe – Seorang pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, Listrianti Pertiwi (21), ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar di rumah dinas tempat tinggalnya. Korban yang berasal dari Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, diduga menjadi korban pembunuhan oleh rekan kerjanya sendiri.
Informasi awal yang diterima menyebutkan bahwa kematian korban sempat dianggap wajar. Namun, penyelidikan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Sektor Maba Selatan mengungkap hal sebaliknya.
Setelah melalui pemeriksaan intensif dan pengumpulan bukti, pelaku yang diketahui bernama Hanafi akhirnya menyerahkan diri ke Bareskrimum Polda Maluku Utara pada Senin (4/8/2025).
Kematian korban yang akrab disapa Tiwi itu mengejutkan banyak pihak, terutama masyarakat Halmahera Timur yang selama ini mengikuti perkembangan kasus tersebut. Dugaan bahwa pelaku adalah rekan kerja korban membuat kasus ini semakin menjadi sorotan.
Saat dimintai keterangan, Kepala BPS Halmahera Timur belum memberikan konfirmasi resmi. “Pimpinan sampaikan permintaan maaf, dan belum bisa berkomentar sebab pimpinan sementara masih berurusan dengan pihak kepolisian dan pusat untuk dimintai keterangan,” ujar seorang petugas keamanan kantor BPS kepada wartawan.
Beberapa pegawai yang berada di kantor menyebutkan korban dan pelaku memang bekerja di tempat yang sama. Bahkan, istri pelaku yang baru dinikahi pada 27 Juli lalu juga merupakan pegawai di kantor tersebut.
Menurut informasi yang dihimpun, istri pelaku dan korban tinggal bersama di rumah dinas milik instansi. Namun, saat kejadian, istri pelaku sedang cuti dan tidak berada di lokasi. Tiwi ditemukan meninggal di dalam kamar rumah tersebut.
Yang memprihatinkan, sebelum kasus ini terungkap ke publik, pelaku dan istrinya diketahui ikut serta dalam proses pengantaran jenazah korban dari RSUD Kota Maba menuju Bandara Babullah di Ternate, dan selanjutnya ke Magelang untuk dimakamkan.
Sementar itu, Hingga saat ini, motif pembunuhan masih dalam penyelidikan. Polisi masih mendalami latar belakang dan alasan pelaku melakukan tindakan tersebut.
- Penulis: Al Muhammad
