Breaking News
light_mode
Beranda » Hukrim » Gugatan Mentan RI Dinilai Ancaman, Jurnalis Malut Tuntut Cabut Perkara

Gugatan Mentan RI Dinilai Ancaman, Jurnalis Malut Tuntut Cabut Perkara

  • account_circle Al Muhammad
  • calendar_month Sel, 4 Nov 2025

TERNATE,Kokehe – Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Koalisi Jurnalis Maluku Utara menggelar aksi solidaritas mendukung Tempo di depan Kantor Wali Kota Ternate, Senin (4/11/2025). Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap gugatan hukum yang dilayangkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terhadap PT Tempo Inti Media Tbk, penerbit majalah Tempo.

Koalisi ini terdiri dari berbagai organisasi profesi dan lembaga pendukung kebebasan pers, di antaranya Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Ternate, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Maluku Utara, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), LBH Marimoi, LBH Limau, Lembaga Peradilan Mahasiswa Aspirasi, serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Ternate.

Aksi damai tersebut dimulai sekitar pukul 10.00 WIT dengan orasi bergantian dari para perwakilan organisasi jurnalis. Massa aksi membawa spanduk dan poster berisi dukungan terhadap Tempo dan seruan agar pemerintah menghormati kebebasan pers. Beberapa poster bertuliskan: “Kami Bersama Tempo”, “Rezim Otoriter Takut terhadap Media yang Kritis”, “Kebebasan Pers adalah Hak Asasi Manusia, Jangan Digugat”, serta “#GugatRp200MiliarBangkrutkan Media Bradel Gaya Baru.”

Ketua AJI Ternate Yunita Kaunar dalam orasinya mengatakan gugatan terhadap Tempo merupakan langkah yang bisa membahayakan iklim kebebasan pers di Indonesia. Menurutnya, tindakan tersebut tidak sejalan dengan semangat demokrasi dan mekanisme penyelesaian sengketa pers yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Aksi solidaritas ini bukan hanya tentang Tempo, tetapi perjuangan bersama atas suara media yang coba dibungkam. Bila satu media dibungkam, maka itu menjadi ancaman bagi seluruh jurnalis dan kebebasan berekspresi di negeri ini,” tegas Yunita.

  • Penulis: Al Muhammad
  • Editor: Muhammad S. Haliun

Berita Lainnya

  • Pasar Rakyat Bicoli Maba Selatan jadi Sarang Judi dan Meresahkan Warga

    Pasar Rakyat Bicoli Maba Selatan jadi Sarang Judi dan Meresahkan Warga

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Paps
    • 0Komentar

    Maba,Kokehe – Maraknya Permainan Judi di Kabupaten Halmahera Timur ( Haltim) kini kian menggila baik itu judi Online maupun bukan online, Hal ini terbukti di Pasar Rakyat Bicoli Kecamatan Maba Selatan yang kini menjadi Sarang Judi. Pasar yang terletak di pesisir pantai Desa Kasuba Kecamatan Maba Selatan itu digunakan sebagai tempat bermain judi jenis Kartu […]

  • Bupati Ubaid Dorong Peningkatan Kecepatan Respons Penanganan Kecelakaan Laut

    Bupati Ubaid Dorong Peningkatan Kecepatan Respons Penanganan Kecelakaan Laut

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Maba, Kokehe – Bupati Halmahera Timur, Maluku Utara, Ubaid Yakub, resmi membuka pelatihan teknik pertolongan di permukaan air (Water Rescue) pada Jumat (25/7/2025) di Maba. Kegiatan ini diadakan sebagai langkah strategis untuk menghadapi tingginya risiko kecelakaan laut di wilayah pesisir Halmahera Timur. Pelatihan yang diselenggarakan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas B Ternate ini […]

  • Aksi Kamisan di Landmark Ternate Tolak Kriminalisasi Warga Adat Maba Sangaji

    Aksi Kamisan di Landmark Ternate Tolak Kriminalisasi Warga Adat Maba Sangaji

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ternate, Kokehe – Aksi Kamisan kembali digelar di Landmark Ternate pada Kamis sore (24/7/2025). Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap dugaan kriminalisasi yang dialami oleh 11 warga Maba Sangaji, Halmahera Timur, yang mempertahankan tanah adat mereka dari aktivitas perusahaan tambang nikel. Para peserta aksi yang berasal dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Front Perjuangan untuk Demokrasi […]

  • Lalayon: Tarian Tradisional Romantis dari Negeri Fagogoru

    Lalayon: Tarian Tradisional Romantis dari Negeri Fagogoru

    • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Maba, Kokehe – Tari Lalayon, yang juga dikenal sebagai Tari Lala, adalah tarian tradisional yang berasal dari Negeri Fagogoru, wilayah yang terletak di Kabupaten Halmahera Timur dan Halmahera Tengah, Maluku Utara. Tarian ini terkenal dengan unsur romantis dan cinta yang kuat, serta biasanya dipertunjukkan secara berpasangan dalam berbagai acara adat dan perayaan. Asal-usul Tari Lalayon […]

  • Anak dan Masyarakat Sula tidak Menginginkan pertambangan masuk di Wilayah Sula

    Anak dan Masyarakat Sula tidak Menginginkan pertambangan masuk di Wilayah Sula

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Asrul Umarama
    • 0Komentar

    Oleh : Asrul Umarama Pada tahun 2015 hingga pada tahun 2022 belum terdengar izin usaha pertambangan masuk di pulau Sula. Sula adalah salah satu pulau yang dipenuhi pepohonan besar dan tumbuhan lainnya, hingga sampai saat ini tumbuhan Masih utuh dan sabur. Masyarakat Pulau Sula, Masih menjaga hutan-nya Karena mereka hidup sampai dengan besar di hutan, […]

  • Demo Perusahaan dan Penolakan DOB: Parang dan Fenomena Hukum Ganda

    Demo Perusahaan dan Penolakan DOB: Parang dan Fenomena Hukum Ganda

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Oleh : Amin Yasim Mahasiswa Pasca Sarjana Fakultas Hukum Warga yang menyampaikan aspirasi sering kali harus berhadapan dengan jerat hukum yang tidak proporsional. Penetapan 11 orang sebagai tersangka dalam aksi protes tambang di Maba menjadi bukti bahwa hukum masih bisa digunakan secara diskriminatif. Penetapan 11 warga Maba sebagai tersangka dalam aksi protes tambang memunculkan pertanyaan […]

error: Content is protected !!
expand_less