Breaking News
light_mode
Beranda » Hukrim » Kades Wama bantah Korupsi Dana Desa semua Telah diaudit Inspektorat

Kades Wama bantah Korupsi Dana Desa semua Telah diaudit Inspektorat

  • account_circle Al Muhammad
  • calendar_month Sab, 29 Nov 2025

Ternate, Kokehe – Kepala Desa (Kades) Wama, Kecamatan Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), S.I.M alias Sahril, membantah tuduhan penyalahgunaan Dana Desa (DD) sejak awal masa jabatannya hingga saat ini.

Pernyataan itu disampaikan menyusul pemberitaan sebelumnya yang menuding Sahril diduga menilep anggaran desa sejak tahun 2020 hingga 2025, sebagaimana disampaikan warga dan laporan Forum Pemerhati Korupsi (FPK) Maluku Utara ke Polresta Tidore.

Kuasa hukum Sahril, Agus Salim R. Tampilang, menegaskan bahwa proyek jalan tani yang dikerjakan kliennya telah sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB). Agus menyebut pekerjaan itu telah rampung dan dimanfaatkan masyarakat Wama.

“Jalan Tani tersebut telah dikerjakan dengan baik dan telah digunakan oleh warga setempat. Bahkan volume pekerjaan melebihi dari RAB dan mengunakan alat berat.”

Agus juga membantah tudingan bahwa proyek itu menggunakan alat seadanya.

“Jadi kalau ada yang bilang menggunakan Kaisar itu tidak benar adanya. Pekerjaannya telah selesai silakan cek ke di lapangan. Dan ini harusnya mendapatkan apresiasi dari pemerintah daerah dalam hal ini inspektorat karena telah selesai mengerjakannya,”ujarnya di Ternate, Jumat (28/11).

Menurut Agus, laporan FPK yang menuduh adanya korupsi anggaran jalan tani serta kepemilikan sejumlah usaha di Kota Ternate dan Halmahera Tengah juga tidak beralasan.

“Karena sejauh ini warga Wama tidak pernah keberatan dan tidak pernah komplen atas pekerjaan tersebut. Jadi kata FPK klien kami memiliki tanah kapling, kos – kosan, dumptruk dan usaha simpan pinjam, coba FPK atau siapapun dia yang menyampaikan informasi kepada FPK diharapkan untuk membuktikan keterangannya,” tantangnya.

Agus berharap penyidik Polresta Tidore dapat bersikap objektif dalam menilai laporan tersebut agar kliennya mendapatkan kepastian hukum.

Ia menambahkan, seluruh program yang dibiayai Dana Desa setiap tahun dikerjakan sesuai perencanaan. Karena itu, ia menilai berbagai tuduhan penyelewengan yang diarahkan kepada Sahril tidak berdasar.

“Kalau memang benar adanya peristiwa tindak pidana itu, kenapa masyarakat tidak pernah komplen, tetapi LSM yang komplen, jadi saya rasa orang yang memberikan informasi kepada LSM itu, sebenarnya tidak benar dan terkesan tendensius.”

Agus menegaskan kliennya siap menghadapi proses hukum.

“Dan karena memang ini sudah dilaporkan ke Polresta, maka klien kami siap menghadapi dan akan membantah semua tuduhan dalam laporan tersebut. Kita lihat nanti,” tutupnya.

  • Penulis: Al Muhammad

Berita Lainnya

  • Nvidia Akuisisi Saham Nokia Senilai US$ 1 Miliar

    Nvidia Akuisisi Saham Nokia Senilai US$ 1 Miliar

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Washington, Kokehe – Nvidia mengumumkan pembelian 2,9 persen saham Nokia senilai US$ 1 miliar (sekitar Rp 16,6 triliun) sebagai bagian dari kesepakatan strategis untuk mengembangkan solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan infrastruktur data center. Hal ini langsung berdampak positif pada harga saham Nokia, yang melonjak ke level tertinggi dalam 10 tahun terakhir, menunjukkan kepercayaan pasar […]

  • Gubernur dan Wakil Gubernur Malut Absen di Pelantikan TMI

    Gubernur dan Wakil Gubernur Malut Absen di Pelantikan TMI

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ternate,Kokehe – Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Tani Merdeka Indonesia (TMI) Maluku Utara periode 2025-2030 pada Sabtu, 22 November 2025, berlangsung meriah di Ballroom Royal Resto, Ternate. Namun di balik keramaian itu, ada satu pemandangan yang menjadi sorotan utama para undangan: dua kursi yang disiapkan untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara dibiarkan kosong sejak […]

  • Baru Lulus Seleksi Bintara, Pemuda Ternate Meninggal di Bandung

    Baru Lulus Seleksi Bintara, Pemuda Ternate Meninggal di Bandung

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ternate,Kokehe – Isak tangis pecah di rumah sederhana keluarga Rusdi Sahrun dan Nurlela di Kelurahan Tabona Lingkungan, Kecamatan Ternate Selatan, Senin (11/8/2025) pagi. Kabar duka datang tiba-tiba: putra mereka, Muhammad Dehan, meninggal dunia saat mengikuti pendidikan calon Bintara TNI AD di Bandung. Rusdi mengungkapkan, ia mendapat kabar itu dari keponakannya melalui sambungan telepon.“Jadi informasi itu […]

  • Ternate yang Hampir Lupakan keindahannya

    Ternate yang Hampir Lupakan keindahannya

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Sagita Fahri
    • 0Komentar

    Ternate bukan sekadar tempat tinggal, Tapi ia seperti rumah yang paling pandai bercerita. Dulu, ketika aku masih anak-anak, kota kecil ini terasa seperti taman, surga, yang jatuh di antara Gunung Gamalama; dan laut yang membentang luas. Air asin dari pesisir datang membawa dingin yang menenangkan. Sementara, langit birunya jernih tanpa goresan debu. Setiap pagi, cahaya […]

  • Anak Bukan Masalah, Pendidikan Inklusif di Maluku Utara Masih Tertinggal

    Anak Bukan Masalah, Pendidikan Inklusif di Maluku Utara Masih Tertinggal

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Oleh : Bellarosita Faisal Di Maluku Utara, masih ada anak yang kehilangan hak pendidikannya bukan karena tidak mampu belajar, melainkan karena sistem pendidikan belum siap menerima perbedaan Anak dengan keterbatasan fisik dan membutuhkan penanganan khusus kerap dilabeli sebagai “Anak Bermasalah”, dianggap mengganggu proses pembelajaran, lalu perlahan disingkirkan dari sekolah. Padahal, yang bermasalah bukanlah anak, melainkan […]

  • Krisis Lingkungan Mengancam Kehidupan Warga di Sekitar Kali Sangaji

    Krisis Lingkungan Mengancam Kehidupan Warga di Sekitar Kali Sangaji

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Maba, Kokehe – Warga di sekitar aliran Kali Sangaji, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, kini menghadapi krisis lingkungan. Sungai yang selama ini menjadi sumber air utama bagi kehidupan warga kini diduga tercemar akibat aktivitas pertambangan di wilayah hulu. Air yang sebelumnya jernih dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mengolah sagu, mandi, mencuci, hingga sebagai sumber […]

error: Content is protected !!
expand_less