Porta Bandara Sultan Babullah Dikeluhkan Penumpang, Akses Masuk Sulit
- account_circle Al Muhammad
- calendar_month Kam, 28 Agu 2025

Mujahir D. Sabihi, Ketua LMD Maluku Utara
Ternate,Kokehe – Kebijakan baru terkait sistem porta atau pintu masuk di Bandara Sultan Babullah Ternate menuai keluhan dari sejumlah calon penumpang. Mereka menilai sistem tersebut tidak efektif dan menyulitkan, terutama bagi penumpang yang bepergian di waktu-waktu tertentu atau membawa banyak barang.
Keluhan itu muncul lantaran akses kendaraan, terutama ojek dan transportasi daring, dibatasi masuk ke area terminal keberangkatan tanpa pembelian kartu masuk khusus senilai Rp60 ribu. Aturan ini dianggap memberatkan, terutama bagi penumpang dengan keterbatasan anggaran atau yang hanya menggunakan jasa ojek untuk antar ke bandara.
Salah satu calon penumpang tujuan Jakarta menceritakan pengalamannya ketika berangkat pada dini hari. Ia menggunakan jasa ojek dari pusat kota Ternate, namun setibanya di porta bandara, pengemudi ojek diminta membeli kartu masuk. Karena tidak ingin membayar, ojek itu akhirnya tidak diizinkan masuk lebih dekat ke terminal.
Akibatnya, penumpang tersebut harus turun cukup jauh dari terminal dan berjalan kaki sambil menarik koper besar berisi barang-barang bawaannya. Ia mengaku sangat dirugikan oleh kebijakan tersebut dan berharap ada pengecualian atau solusi agar penumpang tidak menjadi korban sistem yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat kecil.
“Ini seharusnya menjadi tanggung jawab antara pihak bandara dan penyedia jasa transportasi. Tapi yang dikorbankan justru kami, penumpang yang hanya ingin sampai terminal dengan nyaman dan aman,” ujarnya.
Baca Halaman Selanjutnya …!
- Penulis: Al Muhammad
