Breaking News
light_mode
Beranda » Hukrim » Perkembangan Kasus Suap Harun Masiku: KPK Siap Tahan Donny Tri

Perkembangan Kasus Suap Harun Masiku: KPK Siap Tahan Donny Tri

  • account_circle Al Muhammad
  • calendar_month Sen, 28 Jul 2025

Jakarta,Kokehe – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan segera memproses lebih lanjut perkara yang menjerat advokat PDI Perjuangan (PDIP), Donny Tri Istiqomah, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait penetapan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019–2024 yang melibatkan buronan Harun Masiku.

“Secepatnya kami akan proses untuk tahap berikutnya, juga dengan melihat fakta-fakta dalam persidangan dalam perkara dugaan suap tersebut,” ungkap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan pada Senin (28/7/2025).

Selain memproses lanjutan perkara, KPK juga menjelaskan kemungkinan jadwal pemeriksaan ulang terhadap Donny Tri. Terkait penahanan, KPK memastikan hal itu akan segera dilakukan setelah berkas penyidikan dinyatakan lengkap.

“Ya (untuk penahanan) nanti kami lihat juga kesiapan berkas-berkas penyidikannya seperti apa begitu ya. Tentu jika semuanya sudah lengkap, KPK tidak akan menunda-nunda lagi dan segera memproses, menuntaskan, melimpahkan penyidikan perkara tersebut,” lanjut Budi.

Dalam pernyataannya, Budi juga menegaskan bahwa KPK masih terus mengejar keberadaan Harun Masiku, yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 2020. Ia menilai langkah ini sebagai bagian dari komitmen KPK untuk menuntaskan seluruh perkara secara menyeluruh.

“KPK masih terus melakukan pencarian, melacak keberadaan DPO tersangka Harun Masiku sebagaimana komitmen KPK untuk menuntaskan perkara ini. Sehingga yang bersangkutan kemudian bisa dibawa di persidangan untuk mempertanggungjawabkan dugaan tindak pidana yang dia lakukan,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Donny Tri Istiqomah bersama Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada akhir tahun 2024. Keduanya diduga terlibat dalam pemberian suap demi memuluskan proses PAW Harun Masiku ke kursi DPR RI.

Meski telah berstatus tersangka, Donny Tri hingga kini belum ditahan. Sementara itu, Hasto Kristiyanto telah divonis 3,5 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat atas kasus suap dan perintangan penyidikan.

  • Penulis: Al Muhammad

Berita Lainnya

  • Dua Penggawa Timnas Indonesia Akan Saling Berhadapan di Eredivisie

    Dua Penggawa Timnas Indonesia Akan Saling Berhadapan di Eredivisie

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Jakarta, Kokehe – Dua pemain Tim Nasional Indonesia, Justin Hubner dan Miliano Jonathans, dipastikan akan saling berhadapan dalam laga lanjutan Eredivisie 2025/2026. Kedua pemain akan membela klub masing-masing saat Fortuna Sittard menjamu FC Utrecht di Stadion Offermans Joosten. Laga ini diprediksi berlangsung sengit. Hubner, yang berposisi sebagai bek tengah, akan berhadapan langsung dengan Jonathans yang […]

  • Alien Mus Bantah Isu Batas Periode, Siap Hadapi Rival di Musda Golkar Malut 2:16 Play Button

    Alien Mus Bantah Isu Batas Periode, Siap Hadapi Rival di Musda Golkar Malut

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    TERNATE, KOKEHE – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Maluku Utara (Malut), Alien Mus, menyatakan kesiapannya untuk kembali maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI DPD Golkar Malut. “Insyaallah saya siap, tapi saya masih melihat situasi,” ujar Alien, Selasa malam (24/9/2025). Alien, yang juga menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, menuturkan banyak kader […]

  • Vonis 3,5 Tahun Penjara untuk Hasto Kristiyanto dalam Kasus Suap Harun Masiku

    Vonis 3,5 Tahun Penjara untuk Hasto Kristiyanto dalam Kasus Suap Harun Masiku

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Jakarta,Kokehe – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta resmi menjatuhkan vonis 3 tahun 6 bulan penjara terhadap Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, pada Jumat (25/7/2025). Putusan ini dijatuhkan setelah Hasto dinilai terbukti terlibat dalam kasus suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI yang melibatkan Harun Masiku. Dalam sidang pembacaan putusan, Hakim […]

  • Aksi Ricuh di DPRD Ternate, Massa Kritik Kehadiran Gubernur Hanya Ngonten

    Aksi Ricuh di DPRD Ternate, Massa Kritik Kehadiran Gubernur Hanya Ngonten

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ternate, Kokehe – Aksi demonstrasi bertajuk Pembubaran DPR yang digelar mahasiswa di depan Gedung DPRD Kota Ternate, Senin (1/9/2025), diwarnai bentrokan dan kericuhan. Massa mengecam keras sikap Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, yang dinilai tidak serius merespons substansi tuntutan, dan justru lebih fokus pada pencitraan di tengah situasi panas. “Jangan cuma datang untuk mengambil momen […]

  • Harita Nickel Gelar Festival Hari Anak 2025, 679 Peserta Berkompetisi di Berbagai Lomba

    Harita Nickel Gelar Festival Hari Anak 2025, 679 Peserta Berkompetisi di Berbagai Lomba

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Kawasi,Kokehe -Memasuki bulan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia, tepatnya pada minggu pertama bulan Agustus, ratusan anak dari berbagai penjuru Pulau Obi berkumpul di Permukiman Baru Desa Kawasi untuk mengikuti Festival Hari Anak Obi 2025, perayaan hangat yang memupuk kreativitas, karakter, dan persahabatan lintas sekolah. Festival yang digelar oleh Harita Nickel dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional […]

  • Pegawai BPS Halmahera Timur Tewas, Rekan Kerja Jadi Tersangka

    Pegawai BPS Halmahera Timur Tewas, Rekan Kerja Jadi Tersangka

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Maba,Kokehe – Seorang pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, Listrianti Pertiwi (21), ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar di rumah dinas tempat tinggalnya. Korban yang berasal dari Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, diduga menjadi korban pembunuhan oleh rekan kerjanya sendiri. Informasi awal yang diterima menyebutkan bahwa kematian korban sempat dianggap wajar. Namun, […]

error: Content is protected !!
expand_less