Breaking News
light_mode
Beranda » Hukrim » Kasus Asrul, Agus Salim R.T Nilai Ada Aktor Intelektual di Balik Tuduhan Fitnah

Kasus Asrul, Agus Salim R.T Nilai Ada Aktor Intelektual di Balik Tuduhan Fitnah

  • account_circle Al Muhammad
  • calendar_month Sab, 4 Okt 2025

Ternate, Kokehe – Kuasa hukum anggota Komisioner Bawaslu Kota Ternate, Asrul Tampilang, yakni Agus Salim R.T, menuding adanya skenario jahat yang disusun oleh sejumlah pihak untuk menjatuhkan kliennya dari jabatan.

Menurutnya, rangkaian tuduhan terhadap Asrul, termasuk isu suap yang beredar di media sosial, merupakan bagian dari rencana sistematis yang digerakkan oleh aktor-aktor tertentu.

Agus menyebut, tuduhan terhadap Asrul terkait dugaan penerimaan suap dari seorang calon legislatif berinisial PS dan anaknya, TS, bukan sekadar serangan spontan. Ia menilai, skenario itu disusun secara rapi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan bertujuan mengguncang posisi Asrul di lembaga pengawas pemilu tersebut.

“Ini dapat dilihat dari Surat Keputusan (SK) Bawaslu Provinsi Maluku Utara nomor: 199.1/KP.08.03/K.MU/09/2025 tanggal 17 September 2025 terkait penonaktifkan Asrul Tampilang dari ketua divisi,” kata Agus, Sabtu (4/10/2025).

Agus menilai, kejanggalan pertama tampak dari cepatnya informasi mengenai SK tersebut bocor ke luar lembaga. Padahal, menurut dia, SK itu belum dipublikasikan secara resmi dan hanya diketahui oleh pejabat internal Bawaslu.

“SK tersebut hanya ditujukan kepada klien saya kemudian salinan yang mendapatkan tembusan SK tersebut hanyalah Bawaslu RI dan Ketua Bawaslu Kota Ternate. Namun anehnya, LPP-Tipikor kok bisa mendapatkan bocoran SK tersebut padahal SK itu tidak dipublikasi,” ucapnya.

  • Penulis: Al Muhammad

Berita Lainnya

  • Seruan Pembebasan 11 Warga Adat dan Poster Perlawanan di Depan Kantor PT Position photo_camera 6

    Seruan Pembebasan 11 Warga Adat dan Poster Perlawanan di Depan Kantor PT Position

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Jakarta, Kokoehe – Di tengah kicauan burung dan semilir angin hutan Halmahera, jeritan masyarakat adat kembali menggema. Poster-poster penuh amarah dan harapan menghiasi aksi damai yang menuntut satu hal, bebaskan 11 masyarakat adat Maba Sangaji yang kini ditahan karena mempertahankan tanah leluhur. 

  • Sidang 11 Masyarakat Adat Maba Sangaji: PH Ungkap Fakta Eksploitasi

    Sidang 11 Masyarakat Adat Maba Sangaji: PH Ungkap Fakta Eksploitasi

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Tidore, Kokehe – Sidang lanjutan perkara 11 terdakwa masyarakat adat Maba Sangaji kembali digelar di Pengadilan Negeri Soasio, Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Rabu (13/8/2025). Dalam persidangan tersebut, tim penasehat hukum (PH) mengungkap sejumlah fakta menarik yang muncul dari kesaksian lima saksi, termasuk dari pihak kepolisian, kepala adat, dan perusahaan PT Position. Salah satu anggota PH, […]

  • Lahan Leluhur Dinilai Rp 2.500, 11 Warga Sangaji Dibui Saat Bela Harga Diri dan Warisan

    Lahan Leluhur Dinilai Rp 2.500, 11 Warga Sangaji Dibui Saat Bela Harga Diri dan Warisan

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Maba, Kokehe – Perjuangan warga Maba Sangaji, Halmahera Timur, mempertahankan tanah warisan leluhur berakhir pilu. Tanah yang mereka jaga turun-temurun disebut hanya dihargai Rp 2.500 per meter, sementara 11 dari mereka kini mendekam di tahanan setelah aksi damai melawan tambang nikel berujung kriminalisasi. “Ini bukan cuma soal uang. Bahkan tanah kuburan tidak bisa dibayar Rp […]

  • Aksi Kamisan Ambon Serukan Stop Kriminalisasi 11 Warga Maba Sangaji

    Aksi Kamisan Ambon Serukan Stop Kriminalisasi 11 Warga Maba Sangaji

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ambon,Kokehe – Puluhan aktivis dan mahasiswa dari sejumlah jaringan masyarakat sipil menggelar Aksi Kamisan di depan Gong Perdamaian Dunia, Kota Ambon, Maluku, Kamis (31/7/2025). Dalam aksi diam tersebut, peserta menyerukan pembebasan 11 warga adat Maba Sangaji, Halmahera Timur, yang saat ini tengah ditahan akibat konflik agraria dengan perusahaan tambang. Aksi yang berlangsung sejak pukul 16.00 […]

  • DPD RI Minta Polda Malut Tidak Jadi Tameng Korporasi dalam Konflik Tambang di Haltim

    DPD RI Minta Polda Malut Tidak Jadi Tameng Korporasi dalam Konflik Tambang di Haltim

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ternate,Kokehe – Anggota Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Graal Taliawo, meminta aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara, untuk tidak berpihak kepada kepentingan korporasi dalam menangani konflik agraria dan pertambangan di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim). Hal ini disampaikannya menyusul penangkapan 11 warga adat Desa Maba Sangaji yang dituduh menghalangi […]

  • LBH Ansor Ternate Desak Presiden Copot Kapolri, Ingatkan Pola Represif 1998

    LBH Ansor Ternate Desak Presiden Copot Kapolri, Ingatkan Pola Represif 1998

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ternate, Kokehe -Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Ternate, Zulfikran A. Bailussy, meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo. Permintaan itu disampaikan menyusul insiden tewasnya seorang pengemudi ojek daring dalam demonstrasi buruh di Jakarta, Kamis (28/8/2025). Korban, Affan Kurniawan, diduga meninggal dunia setelah terlindas kendaraan […]

error: Content is protected !!
expand_less