Breaking News
light_mode
Beranda » Jurnalisem Warga » Dua Proyek Bermasalah, Praktisi Hukum Desak Bupati Sula Dipanggil Kejati

Dua Proyek Bermasalah, Praktisi Hukum Desak Bupati Sula Dipanggil Kejati

  • account_circle Al Muhammad
  • calendar_month Kam, 20 Nov 2025

Sula, Kokehe – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara diminta segera memeriksa mantan Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral dan Lingkungan Hidup (ESDM-LH) Kabupaten Pulau Taliabu, Fifian Adeningsi Mus, atas dugaan tindak pidana korupsi dua proyek pada 2015 yang diduga merugikan negara hingga Rp1,778 miliar.

Dua proyek tersebut pembangunan power house dan pembangunan bank sampah hingga kini dilaporkan tak menunjukkan perkembangan berarti. Kasus yang menyeret nama Fifian Adeningsi Mus, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Kepulauan Sula, telah dilaporkan ke Kejati Malut pada Jumat, 14 November 2025.

Berdasarkan data yang diperoleh media ini, proyek pembangunan power house atau Pembangkit Listrik Tenaga Diesel di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Taliabu Barat Laut, melekat pada Dinas ESDM-LH dan dilaksanakan oleh CV Linda Utama.

Proyek tersebut tertuang dalam surat perjanjian Nomor 602.1/67/KONTRAK/DPUTK-PT/2015 tanggal 4 Agustus 2015 dengan nilai kontrak Rp3.087.000.000.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara Nomor 21.A/LHP/XIX.TER/6/2016 tanggal 23 Juni 2016 mencatat kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp1.524.656.731,34 serta kelebihan pembayaran Rp83.360.546,70.

Dari hasil penelusuran dokumen pembayaran, proyek tersebut telah dibayar 100 persen. Pembayaran dimulai dari uang muka 20 persen sesuai BAP Nomor 931/80/BAP-UM/ESDM&LH-PT/2015 tanggal 21 September 2015 melalui SP2D Nomor 0646/SP2D-LS/2.03.01/PT/IX/2015 tanggal 25 September 2015 senilai Rp617.400.000.

Pembayaran termin I (95 persen) dilakukan berdasarkan BAP Nomor 931/235/BAP-MCI/ESDM&LH-PT/XII/2015 tanggal 8 Desember 2015 dan SP2D Nomor 1425/SP2D-LS/2.03.01/PT/2015 tanggal 30 Desember 2015 sebesar Rp2.135.250.000.

Selain power house, proyek pembangunan Bank Sampah di Desa Ratahaya, Kecamatan Taliabu Barat, juga menjadi sorotan. Proyek yang dikerjakan CV Karya Putra Pelita itu memiliki nilai kontrak Rp383.380.000. LHP BPK atas proyek tersebut menemukan indikasi kerugian negara sebesar Rp170.136.488,25.

Menanggapi temuan tersebut, Praktisi Hukum Maluku Utara, Fajri Umasangadji, meminta Kejati Malut segera mengambil langkah hukum.

“Dugaan kasus ini sudah lama muncul ke publik namun penegak hukum hanya diam. Maka saya meminta Kejati Malut segera periksa Bupati Kepulauan Sula yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas ESDM-LH,” pungkasnya.

 

  • Penulis: Al Muhammad

Berita Lainnya

  • Ternate Digital

    Ternate Digital

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar
  • LBH Ansor Kecam Dugaan Polisi Aniaya Anak di Ternate

    LBH Ansor Kecam Dugaan Polisi Aniaya Anak di Ternate

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ternate, Kokehe – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Ternate angkat bicara soal dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur yang diduga melibatkan oknum polisi di Maluku Utara. LBH mengecam keras tindakan tersebut dan meminta penegakan hukum tanpa tebang pilih. Kasus ini menyeret nama Bripda AMK alias Aco, anggota kepolisian yang disebut bertugas di Bidang […]

  • Penahanan 11 Warga Maba Sangaji Dinilai Bentuk Kriminalisasi

    Penahanan 11 Warga Maba Sangaji Dinilai Bentuk Kriminalisasi

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ternate, Kokehe – Akademisi Fakultas Hukum Universitas Khairun Ternate, Abdul Kadir Bubu, mengkritisi terkait penangkapan 11 warga Maba Sangaji di Halmahera Timur yang memperjuangkan hak atas tanah adat. Ia  menyebut tindakan aparat sebagai bentuk kriminalisasi terhadap warga dan upaya bekingan terhadap perusahaan tambang PT Position yang merusak lingkungan. Kesebelas warga itu berprofesi sebagai petani dan […]

  • Potret Buruh Emas Di Tanah Obi photo_camera 10

    Potret Buruh Emas Di Tanah Obi

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Azzam
    • 0Komentar

    Kokehe  – Lahan di area pertambangan nampak amat  gersang. Di atas tanah yang kering inilah, berdiri rumah-rumah kayu milik para bos tambang. Di bawah atap-atap seng rumah kayu ini, segala aktivitas pengolahan emas berlangsung, mulai dari proses menghaluskan bongkahan batu rep dengan palu.

  • Retorika dan Wajah Media Sosial

    Retorika dan Wajah Media Sosial

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Apriansyah Tarafannur (Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UMMU) “Tulisan ini merupakan tugas pengganti Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Etika Filsafat Komunikasi yang ditugaskan oleh dosen pengampu M. Nofrizal Amir, dengan tujuan menganalisis pemikiran Aristoteles dalam konteks realitas sosial dan digital manusia hari ini” Media sosial kini telah menjadi tempat utama di mana […]

  • Pers Bukan Sekadar Pencatat, Tapi Penjaga Akal Sehat Demokrasi

    Pers Bukan Sekadar Pencatat, Tapi Penjaga Akal Sehat Demokrasi

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    TERNATE – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh setiap tanggal 9 Februari, Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, menegaskan bahwa pers bukan sekadar pelengkap demokrasi, melainkan salah satu pilar utama penjaga akal sehat publik di tengah derasnya arus kekuasaan, kepentingan ekonomi, dan manipulasi informasi. Menurut Zulfikran, dalam konteks Indonesia termasuk Maluku Utara pers […]

error: Content is protected !!
expand_less