PKKMB Unkhair diwarnai Seruan Pembebasan Warga Adat Maba Sangaji
- account_circle Al Muhammad
- calendar_month Ming, 10 Agu 2025

PKKMB Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun (FKIP Unkhair) Ternate.
Ternate, Kokehe – Seruan pembebasan 11 warga adat Maba Sangaji menggema di sela kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun (FKIP Unkhair) Ternate, Minggu, 10 Agustus 2025.
Solidaritas yang digalang Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Unkhair itu melibatkan lebih dari 800 mahasiswa baru. Mereka menuntut aparat penegak hukum segera membebaskan 11 warga adat Maba Sangaji tanpa syarat.
Presiden BEM FKIP Unkhair, Asriyana Hi. Hasan, mengatakan pihaknya terus memperbarui informasi dan mengawal perkembangan kasus warga adat yang dipidana karena mempertahankan hak atas tanah dari aktivitas PT Position, perusahaan tambang nikel di Maba Sangaji, Halmahera Timur.
“11 masyarakat adat ini kita tahu secara bersama mereka memperjuangkan apa yang menjadi hak mereka misalnya mereka memperjuangkan tanah mereka, dan memperjuangkan sumber kehidupan, karena mereka hidup melalui itu, untuk makan, minum dan pendidikan anak-anak mereka,” tegas Asriyana.
Ia meminta aparat penegak hukum lebih jeli melihat persoalan yang dihadapi masyarakat adat tersebut. Menurut dia, penahanan 11 warga itu berdampak besar bagi keluarga yang ditinggalkan.
- Penulis: Al Muhammad
