Breaking News
light_mode
Beranda » Hukrim » Dituding Rangkap Jabatan, Kuasa Hukum Yusri N. Samsudin Sebut Penugasan ASN di Kemenag Malut Sesuai Regulasi

Dituding Rangkap Jabatan, Kuasa Hukum Yusri N. Samsudin Sebut Penugasan ASN di Kemenag Malut Sesuai Regulasi

  • account_circle Al Muhammad
  • calendar_month Sel, 16 Sep 2025

Ternate,Kokehe – Zulfikran Bailussy, Kuasa Hukum Yusri N. Samsudin memberikan klarifikasi atas pemberitaan sejumlah media yang menyoroti dugaan rangkap jabatan oleh dua aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Utara.

Hal ini disampaikannya untuk meluruskan informasi yang dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.

Zulfikran Bailussy yang juga sebagai Ketua LBH Ansor Kota Ternate menjelaskan salah satu ASN yang disebut dalam pemberitaan, Yusri N. Samsudin, memang pernah ditugaskan sebagai Bendahara Pengeluaran di MAN 1 Halmahera Selatan. Namun, ia menegaskan penugasan itu dilakukan sebelum Yusri dilantik secara resmi sebagai Kepala Tata Usaha (KTU) di madrasah tersebut.

Menurut Zulfikran, penugasan tersebut tidak melanggar ketentuan yang berlaku karena dilakukan dalam masa transisi dan mengacu pada peraturan yang sah. Ia merujuk pada sejumlah regulasi sebagai dasar hukum penempatan tersebut.

Peraturan dimaksud antara lain Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2016 tentang Sertifikasi Bendahara, yang mewajibkan setiap bendahara pengeluaran memiliki sertifikasi resmi dari Kementerian Keuangan.

Selain itu, PMK Nomor 128/PMK.05/2017 sebagai perubahan dari PMK 126/2016 memperjelas tata cara sertifikasi bendahara, dan PMK Nomor 190/PMK.05/2012 Pasal 6 Ayat (1) memperbolehkan perangkapan jabatan perbendaharaan dalam kondisi keterbatasan sumber daya manusia.

“Artinya, penugasan Yusri di MAN 1 Halsel waktu itu sah secara hukum karena ia sudah memiliki sertifikat bendahara dari Kemenkeu, dan peraturan justru memperbolehkan rangkap jabatan bendahara selama dalam satu lingkup wilayah kerja Maluku Utara,” tegas Zulfikran.

  • Penulis: Al Muhammad
  • Editor: Muhammad S. Haliun

Berita Lainnya

  • Front Mahasiswa Malut Pro Warga Maba Sangaji desak Kementerian SDM Cabut Izin PT Position photo_camera 4

    Front Mahasiswa Malut Pro Warga Maba Sangaji desak Kementerian SDM Cabut Izin PT Position

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Jakarta, Kokehe – Front Mahasiswa Maluku Utara Pro Warga Maba Sangaji (FORMAT PRAGA) kembali menggelar aksi unjuk rasa sebagai Seruan Aksi Jilid II, Senin (11/8/2025). Aksi tersebut berlangsung di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI di Jakarta. Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa tuntutan utama terkait […]

  • Kapolri Lakukan Rotasi, 5 PJU dan 5 Kapolres di Malut Diganti

    Kapolri Lakukan Rotasi, 5 PJU dan 5 Kapolres di Malut Diganti

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Kokehe – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,  kembali melakukan rotasi jabatan terhadap sejumlah perwira tinggi dan menengah di lingkungan Polri.Rabu, 25 Juni 2025. Dari rotasi tersebut, lima Pejabat Utama (PJU) dan lima Kapolres di jajaran Polda Maluku Utara ikut mengalami pergantian. Perubahan tersebut tertuang dalam dua Surat Telegram Kapolri dengan nomor ST/1422/VI/KEP./2025 dan ST/1423/VI/KEP./2025 […]

  • Dua Adik Jadi Saksi, Kakak Tewas diterkam Buaya

    Dua Adik Jadi Saksi, Kakak Tewas diterkam Buaya

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Taliabu,Kokehe – Warga Desa Kawalo, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, digemparkan oleh peristiwa tragis pada Minggu (19/10/2025) pagi. Seorang pemuda bernama Nodi Langongbia (19) ditemukan meninggal dunia setelah diterkam buaya di perairan Danau Likitobi. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu, Burhanuddin Kaunar, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, insiden terjadi […]

  • Kampus Ummu Menggugat

    Kampus Ummu Menggugat

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Asrul Umarama
    • 0Komentar

    KOKEHE – Terkait dengan situasi dan kondisi kampus yang bagaimana di hari Kamis tanggal 13 November 2025 mahasiswa teknik membuat satu gerakan dalam arti naiknya uang sarana, kksd, uang akademik. Dimana kampus suda membuat satu kebijakan untuk mahasiswa keterlambatan mata kuliah (belum bayar uang kampus). Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, bahkan berbagi kebijakan yang telah dibuat […]

  • Warga Sagea Kiya Dilaporkan ke Polisi, Koalisi Nilai Ada Upaya Kriminalisasi Penolak Tambang

    Warga Sagea Kiya Dilaporkan ke Polisi, Koalisi Nilai Ada Upaya Kriminalisasi Penolak Tambang

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Weda, Kokehe – Langkah korporasi tambang nikel PT Zhong Hai Rare Metal Mining Indonesia yang melaporkan 14 warga Desa Sagea dan Desa Kiya, Kecamatan Weda Utara, ke Kepolisian Daerah Maluku Utara menuai kecaman dari Koalisi Save Sagea. Koalisi menilai pelaporan tersebut sebagai bentuk kriminalisasi terhadap warga yang mempertahankan ruang hidupnya. Menurut pernyataan Koalisi Save Sagea […]

error: Content is protected !!
expand_less