Breaking News
light_mode
Beranda » Regional » Pemkab Haltim Tunggu Permenkeu soal Pemotongan TKD Rp473 Miliar

Pemkab Haltim Tunggu Permenkeu soal Pemotongan TKD Rp473 Miliar

  • account_circle Al Muhammad
  • calendar_month Jum, 3 Okt 2025

Maba,Kokehe – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) terkait rencana pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat. Kebijakan tersebut diperkirakan mencapai 30 persen. Bagi Haltim, nilai pemotongan bisa mencapai Rp473 miliar.

Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub mengatakan, hingga saat ini Pemkab belum menerima secara resmi besaran pemotongan yang akan berlaku. Menurut dia, pemerintah daerah baru bisa melakukan penyesuaian program setelah adanya regulasi yang jelas dari Kementerian Keuangan.

“Jadi kalau Permenkeunya sudah ada akan kita menyesuaikan dengan pemotongan TKD ke daerah,” kata Ubaid, Jumat (3/10/2025).

Ia menegaskan, pemerintah berbicara dalam tataran data berdasarkan aturan resmi. Tanpa Permenkeu, pihaknya belum bisa menyampaikan detail langkah penyesuaian maupun skema perubahan anggaran yang harus ditempuh.

“Secara faktual, kami belum menerima besaran TKD yang dipotong,” ujarnya.

Ubaid menyebut, sikap Pemkab saat ini lebih condong pada sikap menunggu. Jika Permenkeu sudah terbit, maka Pemkab Haltim akan segera menyesuaikan dengan kebijakan tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya kejelasan regulasi agar pemerintah daerah tidak salah langkah dalam menyusun program. “Pemerintah berbicara dalam tataran data berdasarkan peraturan menteri keuangan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ubaid menyampaikan bahwa penjelasan rinci mengenai dampak pemotongan akan disampaikan melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Tim ini nantinya akan menyiapkan skema penyesuaian program sesuai kemampuan fiskal daerah.

“Kalau Permenkeunya sudah ada, baru kita jelaskan melalui TAPD. Jadi kita sesuaikan program dengan kemampuan fiskal daerah,” kata Ubaid.

Menurutnya, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga pelayanan publik, meski ruang fiskal semakin sempit. Namun, ia tidak menutup kemungkinan sejumlah program pembangunan akan direstrukturisasi agar sesuai dengan kondisi anggaran.

Haltim sendiri selama ini masih sangat bergantung pada TKD untuk membiayai sebagian besar belanja daerah. Jika pemotongan benar terjadi, Pemkab diperkirakan harus mengambil langkah-langkah efisiensi yang signifikan.

Meski demikian, Ubaid optimistis pemerintah daerah dapat beradaptasi dengan kebijakan pusat. Ia berharap, regulasi yang akan terbit nantinya mampu memberikan ruang transisi yang cukup agar daerah tidak terguncang oleh pemotongan drastis tersebut.

  • Penulis: Al Muhammad

Berita Lainnya

  • Sidang 11 Masyarakat Adat Maba Sangaji: PH Ungkap Fakta Eksploitasi

    Sidang 11 Masyarakat Adat Maba Sangaji: PH Ungkap Fakta Eksploitasi

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Tidore, Kokehe – Sidang lanjutan perkara 11 terdakwa masyarakat adat Maba Sangaji kembali digelar di Pengadilan Negeri Soasio, Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Rabu (13/8/2025). Dalam persidangan tersebut, tim penasehat hukum (PH) mengungkap sejumlah fakta menarik yang muncul dari kesaksian lima saksi, termasuk dari pihak kepolisian, kepala adat, dan perusahaan PT Position. Salah satu anggota PH, […]

  • LBH Ansor Malut Sebut Bantahan BPBD Tidore Soal Proyek Talud Maidi ‘Cacat Logika’

    LBH Ansor Malut Sebut Bantahan BPBD Tidore Soal Proyek Talud Maidi ‘Cacat Logika’

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Iki
    • 0Komentar

    Tidore, Kokehe – Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, menilai pernyataan Kepala BPBD Kota Tidore Kepulauan terkait proyek Rekonstruksi KRIB Pengaman Pantai Desa Maidi senilai Rp8,8 miliar sebagai argumen administratif yang keliru dan menyederhanakan persoalan hukum. Seperti diberitakan oleh beberapa media online lainya, pihak BPBD mengklaim bahwa proyek tersebut telah melalui proses tender yang […]

  • DPD Golkar Malut Gelar Pangan Murah photo_camera 7

    DPD Golkar Malut Gelar Pangan Murah

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Andre
    • 0Komentar
  • Penangkapan Wamenaker Immanuel Disorot Media Asing

    Penangkapan Wamenaker Immanuel Disorot Media Asing

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Jakarta,Kokehe – Penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memantik perhatian media internasional. Immanuel ditangkap bersama 13 orang lainnya dalam kasus dugaan pemerasan terkait penerbitan izin keselamatan kerja. Ia menjadi pejabat pertama di Kabinet Prabowo Subianto yang terseret kasus korupsi sejak pemerintahan baru dilantik Oktober lalu. Media asing bereaksi cepat. Channel […]

  • OC Kaligis: Ada Kriminalisasi Soal Patok Tambang Di Haltim 2:7 Play Button

    OC Kaligis: Ada Kriminalisasi Soal Patok Tambang Di Haltim

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar
  • Ambulance Laut Jadi Terobosan Pemkot Ternate Tingkatkan Layanan Kesehatan

    Ambulance Laut Jadi Terobosan Pemkot Ternate Tingkatkan Layanan Kesehatan

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ternate,Kokehe – Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, kini memiliki satu unit ambulance laut yang siap memperkuat layanan kesehatan masyarakat di wilayah kepulauan. Kapal khusus tersebut akan melayani tiga kecamatan terluar, yakni Batang Dua, Hiri, dan Moti (BAHIM), yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan medis darurat. Ambulance laut senilai sekitar Rp 3 miliar itu […]

error: Content is protected !!
expand_less