Breaking News
light_mode
Beranda » Business » Menkeu Purbaya Respons Dugaan Premanisme Pegawai Pajak di KPP Tigaraksa

Menkeu Purbaya Respons Dugaan Premanisme Pegawai Pajak di KPP Tigaraksa

  • account_circle Al Muhammad
  • calendar_month Sab, 25 Okt 2025

Jakarta,KOKEHE-Menkeu Purbaya Respons Dugaan Premanisme Pegawai Pajak di KPP Tigaraksa
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons temuan yang masuk melalui kanal pengaduan WhatsApp miliknya, Lapor Pak Purbaya, terkait dugaan aksi premanisme yang dilakukan oleh seorang Account Representative (AR) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Tigaraksa, Banten.
Setelah dilakukan penelusuran, Purbaya mengklarifikasi bahwa tindakan tersebut bukanlah aksi premanisme, namun tetap dianggap sebagai pelanggaran etika dan prosedur yang berlaku.

Menurut Purbaya, laporan yang diterimanya mengindikasikan seorang AR dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) KPP Tigaraksa menghubungi Wajib Pajak pada waktu yang tidak wajar, yaitu pukul 05.41 pagi, untuk menagih tunggakan pajak sebesar Rp300 ribu. Tindakan penagihan pada waktu dini hari ini disertai dengan ancaman pencabutan status Pengusaha Kena Pajak (PKP).

“Tindakan yang dilakukan adalah mengingatkan tunggakan pajak sebesar Rp 300 ribu kepada wajib pajak pada waktu yang tidak wajar yaitu pukul 5.41 pagi dan mengancam akan mencabut status sebagai pengusaha kena pajak,” ujar Purbaya.

Saat diklarifikasi, AR yang bersangkutan beralasan bahwa penagihan di luar jam kerja tersebut dilakukan karena beban kerja yang sangat tinggi dan rasa takut akan lupa untuk menagih tunggakan tersebut. Namun, Menkeu Purbaya menilai alasan tersebut tidak masuk akal.
Meskipun AR tersebut akan mendapatkan pembinaan komunikasi terhadap Wajib Pajak, Purbaya menegaskan perlunya sanksi ringan sebagai efek jera.

“Gak masuk akal alasannya. Coba kasih sanksi sedikit ya. Jangan dilatih aja. Dihukum sedikit ya. Karena penjelasannya gak masuk akal. Dia ngejar Rp300 ribu jam 5 pagi. Agak aneh. Stres. Mabuk kali malamnya dia. Kasih sanksi sedikit ya,” tegas Purbaya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, juga menegaskan kesiapannya untuk menindak tegas setiap oknum pegawai pajak yang kedapatan memalak masyarakat atau Wajib Pajak, bahkan hingga pemecatan.

“Tentu kita seperti komitmen saya juga sejak awal gitu ya fraud sedikit pun akan saya tindak bahkan akan saya pecat,” ujar Bimo saat Media Briefing pada Senin (20/10) di kantor pusat DJP, Jakarta.
Bimo juga menyatakan telah menginstruksikan Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur (KITSDA) untuk menindaklanjuti laporan yang masuk terkait dugaan pelanggaran tersebut.

Bimo menjelaskan bahwa aduan yang masuk melalui kanal Lapor Pak Purbaya terbagi menjadi dua jenis: aduan yang bersifat perbaikan kebijakan dan aduan yang bersifat perbaikan administratif. Jika aduan tersebut mengarah pada dugaan fraud, penindaklanjutan akan dilakukan melalui Direktorat Jenderal Strategi dan Ekonomi Fiskal Kementerian Keuangan.

“Kalau signifikan tentu kita akan masukkan ke unit anti-fraud kita, tapi harapannya mudah-mudahan dari si pelapor bisa juga masuk ke sistem Whistleblow (aplikasi pelaporan tindak korupsi) kita, menunjukkan AR yang disebut preman itu yang mana dan atas indikasi apa, sehingga bisa disebutkan itu premanisme,” ujar Bimo.

  • Penulis: Al Muhammad

Berita Lainnya

  • Musda Ke XI Partai Golkar Malut Bakal dilaksanakan di Morotai 4:29 Play Button

    Musda Ke XI Partai Golkar Malut Bakal dilaksanakan di Morotai

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar
  • Sambut HUT RI ke-80, Gerindra Ternate Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih

    Sambut HUT RI ke-80, Gerindra Ternate Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TERNATE– Menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia, DPC Partai Gerindra Kota Ternate membagikan ratusan bendera merah putih kepada warga, Rabu (13/8/2025). Anggota DPRD Kota Ternate dari Fraksi Gerindra, Nurjaya Hi Ibrahim, mengatakan aksi ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan upaya membangkitkan semangat nasionalisme. “Bendera merah putih bukan sekadar kain, tapi simbol […]

  • Wamenkes RI Siapkan Evaluasi Berkala untuk Tingkatkan Layanan RSUD Chasan Boesoirie 1:56 Play Button

    Wamenkes RI Siapkan Evaluasi Berkala untuk Tingkatkan Layanan RSUD Chasan Boesoirie

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Ternate, Kokehe – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Dante Saksono Harbuwono, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Chasan Boesoirie Ternate, Maluku Utara, Kamis (31/7/2025). Kunjungan ini dalam rangka melakukan evaluasi terhadap kondisi prasarana dan sumber daya manusia (SDM) rumah sakit rujukan utama di provinsi kepulauan tersebut. Dalam keterangannya kepada awak media, […]

  • Kebijakan dan Keadilan yang  tidak pernah ada toleran untuk masyarakat maluku utara

    Kebijakan dan Keadilan yang  tidak pernah ada toleran untuk masyarakat maluku utara

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Kokehe – Maluku utara berada dibagian timur Indonesia, merupakan sebuah provinsi yang terletak di utara gugusan kepulauan maluku.  Banyak provinsi kepulauan dengan banyak pulau Halmahera yang merupakan pulau terbesar. Maluku utara, juga banyak rempah-rempah dan dimana banyak negara-negara yang mau menguasai  dalam hal, untuk mengambil hasil alam yang berada di maluku utara. Masyarakat maluku utara, […]

  • Bupati Haltim Geram, Pimpinan OPD tak Hadiri Paripurna

    Bupati Haltim Geram, Pimpinan OPD tak Hadiri Paripurna

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Al Muhammad
    • 0Komentar

    Maba, Kokehe – Bupati Halmahera Timur (Haltim) Ubaid Yakub meluapkan kemarahan kepada sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak hadir dalam rapat paripurna DPRD membahas perencanaan pembangunan daerah. Ia menilai sikap tersebut mencerminkan ketidakpedulian terhadap amanah rakyat dan tanggung jawab jabatan. Rapat paripurna ke-10 masa sidang III yang digelar di gedung DPRD Haltim seharusnya […]

  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Temukan Nilai Transaksi Impor Tak Sesuai di Bea Cukai 

    Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Temukan Nilai Transaksi Impor Tak Sesuai di Bea Cukai 

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya,KOKEHE – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menemukan adanya dugaan ketidaksesuaian antara nilai transaksi barang impor yang tercatat dengan harga sebenarnya di Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Menurut Purbaya, terdapat laporan mengenai satu barang impor yang dilaporkan memiliki harga USD 7, padahal nilai jualnya di pasar daring mencapai puluhan juta rupiah. “Saat pemeriksaan ada […]

error: Content is protected !!
expand_less