Warga Adat Maba Sangaji Mengaku Dipukul Polisi Saat Ritual Adat
- account_circle Al Muhammad
- calendar_month Rab, 13 Agu 2025

Sidang Kedua 11 Warga adat maba Sangaji di Pengadilan Negeri Soasio (foto Ist).
Tidore, Kokehe – Sidang lanjutan perkara 11 Warga adat Maba Sangaji mengungkap fakta baru. Para terdakwa yang berasal dari warga adat Maba Sangaji mengalami kekerasan Fisik saat polisi melakukan pengamanan.
Para Terdakwa ini mengaku, mereka dipukul oleh aparat kepolisian saat melakukan ritual adat.hal ini diungkapkan terdakwa Awaluddin dalam ruang sidang saati membantah kesaksian saksi dari kepolisian, Brigpol Rizky, yang menyebut tidak ada pemukulan dalam proses pengamanan aksi.
“Kami waktu itu sedang jalankan ritual adat. Polisi datang, minta kami lepas sajam. Kami lepas. Tapi malah dipukul,” kata Awaluddin
Pernyataan serupa datang dari Indra dan Julkarnain, yang mengaku turut menjadi korban pemukulan. Bahkan, disebutkan pula adanya tindakan pemborgolan dan kekerasan selama proses pengawalan.
- Penulis: Al Muhammad
